Jasmani
Tidak memiliki perilaku kecanduan,
kondisi istimewa, lentur dan luwes
kedali jasmani yang luar biasa
tak butuh tidur lama
tak perlu makan banyak
cepat sembuh dari gangguan fisik
benar-benar santai
Sosial
Hubungan antarpribadi yang istimewa
tenang tapi tegas
tak tergantung pada orang lain dan pada "para ahli"
Tak tergantung pada norma budaya
atau ekpekstasi-ekpekstasi,
bebas dari budaya
Mereka satu dengan semua manusia
memiliki rasa humor
Gemar memberi, murah hati
Emosional
Bebas dari rasa takut
Tenang dan tenteram
Menikmati hidup
Kepuasan batin
Menerima Kenyataan diri
Fokus melampaui ego pribadi
Seimbang, Stabil
Harmonis
Mengalami Ektase
Mental
Sangat kreatif
Persepsi Efisien tentang realitas
Konsentrasi yang terpusat
Produktivitas tinggi
Spontan, aktif,bergairah, terlibat
Tak pernah kehabisan akal
Apresiasi yang selalu segar, seperti kekaguman
& kepolosan seorang bocah
inteligensi yang melebihi tes inteligensi
Spiritual
Baik hati
Cinta rendah hati yang sejati
Mampu menyembuhkan
Berserah diri pada
Kekuatan Yang Maha Tinggi
Mengenal Tuhan
Ikhlas, tanpa pamrih
Puncaknya : bersatu dengan Tuhan
Sumber : Wilcox,Lynn (2003) Ilmu Jiwa Berjumpa Tasawuf : Sebuah Upaya Spritualisasi Psikologi, Jakarta : Serambi
5 komentar:
Bagaimana hubungannya dengan proses pencerahan spiritual (rohani)?
Hubungannya positif signifikan (positif dan berarti); artinya orang yang menginginkan mengalami proses pencerahan diri rohani harus memiliki ciri-ciri orang supersehat tersebut.
Hubungannya positif signifikan (positif dan berarti); artinya orang yang menginginkan mengalami proses pencerahan diri rohani harus memiliki ciri-ciri orang supersehat tersebut.
kalau orang psikotik or gila itu pikirannya g sehat tapi badanya khan sehat, coba perhatiin deh...
berarti di dalam jiwa yang sehat terdapat badan yang sehat udah gak berlaku donx?
malahan orang yang jiwanya sehat itu lebih mudah terkena penyakit dibanding dengan orang gila, kenapa y?
kenapa orang gila itu berjalan selalu dipinggir jalan? padahal dia gila khan....
Banyak....sekallie...ya pertanyaan saudara kandagalante;berbicara sehat memang banyak dilihat dari berbagai perspektif; kalau secara fisik ya terbebas dari penyakit fisik; kalau secara psikis terbebas dari penyakit jiwa; kalau secara spiritual/rohani terbebas dari penyakit hati;gila yang saudara maksud adalah kehilangan akal sehat (psikis);manusia itu harus sehat semuanya; karena itu di dalam rohani yang sehat terdapat jiwa dan badan yang sehat; kalau orang gila jalan tetap di kiri itulah tanda dia jg masih manusia meskipun tidak sempurna...coba kalau lihat binatang jalan Di sebelah kiri terus sulitkan...???
Posting Komentar