- Ketika Lahir tidak tahu apa-apa (Q.S. 16 : 78)
- Perlu bertanya ke Ahli Ilmu jika tidak tahu (Q.S.16 :43)
- Berkata seorang ahli ilmu (Q.S. 27 : 40 &44)
- Anak Adam kenal (mengenal) nama-nama (Q.S.2 :33)
- Dia mengajarkan ilmunya (Q.S.96 :5)
- Orang Rabbani ahli ilmu (Q.S.3: 79)
- Ilmu Laduni dari sisi Allah SWT (Q.S.18 :65)
- Orang beriman dan berilmu ditinggikan derajatnya di sisi Allah SWT (Q.S.58 : 11)
- Orang yang mendalam ilmunya/ulama takut pada Allah SWT (Q.S.35 : 28)
- "Tuntutlah ilmu dari buaian (bayi jasad) sampai ke liang lahat (bayi rohani)(AL Hadits)
- "Menuntut ilmu kewajiban muslim laki-laki dan perempuan" (Al Hadits)
- "Barang siapa bertambah ilmunya dan tidak bertambah hidayahnya, ia tidak bertambah sesuatu dari Allah SWT kecuali bertambah jauh" (HR.Abu Mansur Ad Dailami)
- "Ilmu ada dua macam, pertama; ilmu yang ada di dalam hati yaitu ilmu yang bermanfaat (ilmu laduni), kedua; yang ada pada lidah kita yang dhohir yaitu merupakan hujjah Allah SWT (Bukti/keterangan Allah SWT terhadap anak Adam)"
- "Semua orang yang mengamalkan sesuatu tanpa ilmu, maka amal-amalnya tidak diterima/ditolak" (Syekh Ibnu Ruslan dalam Kitab Zubadnya).
Masihkah kita meragukan akan kebermaknaan menuntut ilmu dam mengenalnya kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari lahir-batin secara holistik dan paripurna.......??? Semoga saja tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar